TUGAS KUIS: Perilaku Keorganisasian

1. Jelaskan latar belakang sejarah dan pandapat sains tentang perilaku organisasi?
Jawab:
Meskipun studi ini menelusuri akarnya kepada Max Weber dan para pakar yang sebelumnya, studi organisasi biasanya dianggap baru dimulai sebagai disiplin akademik bersamaan dengan munculnya manajemen ilmiah pada tahun 1890-an, dengan Taylorisme yang mewakili puncak dari gerakan ini. Para tokoh manajemen ilmiah berpendapat bahwa rasionalisasi terhadap organisasi dengan rangkaian instruksi dan studi tentang gerak-waktu akan menyebabkan peningkatan produktivitas. Studi tentang berbagai sistem kompensasi pun dilakukan.
Setelah Perang Dunia I, fokus dari studi organisasi bergeser kepada analisis tentang bagaimana faktor-faktor manusia dan psikologi mempengaruhi organisasi. Ini adalah transformasi yang didorong oleh penemuan tentang Dampak Hawthorne. Gerakan hubungan antar manusia ini lebih terpusat pada tim, motivasi, dan aktualisasi tujuan-tujuan individu di dalam organisasi.
Perang Dunia II menghasilkan pergeseran lebih lanjut dari bidang ini, ketika `penemuan logistik besar-besaran dan penelitian operasi menyebabkan munculnya minat yang baru terhadap sistem dan pendekatan rasionalistik terhadap studi organisasi.
Pada tahun 1960-an dan 1970-an, bidang ini sangat dipengaruhi oleh psikologi sosial dan tekanan dalam studi akademiknya dipusatkan pada penelitian kuantitatif.
Sejak tahun 1980-an, penjelasan-penjelasan budaya tentang organisasi dan perubahan menjadi bagian yang penting dari studi ini. Metode-metode kualitatif dalam studi ini menjadi makin diterima, dengan memanfaatkan pendekatan-pendekatan dari antropologi, psikologi dan sosiologi.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_organisasi#Sejarah

2. Jelaskan pengertian perilaku organisasi?
Jawab:
Perilaki Organisasi adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari bagaimana seharusnya perilaku tingkat individu, tingkat kelompok, serta dampaknya terhadap kinerja (baik kinerja individual, kelompok, maupun organisasi). Perilaku organisasi juga dikenal sebagai Studi tentang organisasi. Studi ini adalah sebuah bidang telaah akademik khusus yang mempelajari organisasi, dengan memanfaatkan metode-metode dari ekonomi, sosiologi, ilmu politik, antropologi dan psikologi. Disiplin-disiplin lain yang terkait dengan studi ini adalah studi tentang Sumber daya manusia dan psikologi industri serta perilaku organisasi.
Sumber: www.wikipedia.com/perilaku_organisasi

3. Jelaskan pengertian sifat manusia?
Jawab:
Ditinjau dari faktor perilaku:
1. Manusia berbeda perilakunya, karena kemampuannya tidak sama .
2. Manusia mempunyai kebutuhan yang berbeda.
3. Orang berfikir tentang masa depan, membuat pilihan tentang bagaimana bertindak.
4. Seseorang memahami lingkungannya dalam hubungannya dengan pengalaman masa lalu dan kebutuhannnya.
5. Seseorang itu mempunyai reaksi-reaksi senang atau tidak senang.
6. Banyak factor yang menentukan sikap dan perilaku seseorang.
4. Jelaskan beberapa hampiran untuk memahami perilaku?
Jawab:
Hampiran (approach) pemahaman perilaku itu pada umumnya dapat dikelompokkamn atas tiga (3) hampiran, yakni:
1. Hampiran Kognitif
Hampiran ini pada dasarnya menekankan pada peranan individu atau person dalam hubungan dengan ungkapan. Hampiran kognitif ini meliputi kegiatan-kegiatan mental yang sadar seperti misalnya berfikir, mengetahui, memahami, dan kegiatan konsepsi mental seperti misalnya sikap, kepercayaan, dan pengharapan yang kesemuanya itu merupakan faktor yang menentukan di dalam perilaku.
2. Hampiran Penguatan (reinforcement approach)
Konsepsi penguatan menjelaskan bahwa stimulus adalah sesuatu yang terjadi untuk mengubah perilaku seseorang. Respon adalah setiap perubahan dalam perilaku individu. Ada dua yang seringkali mendapat perhatian dalam konsepsi penguat (reinforcement) ini. Dua hal tersebut ialah pemadaman (extinction) dan hukuman (punishment).
3. Hampiran psikoanalisis
Hampiran psikoanalisis ini menunjukkan bahwa perilaku manusia ini dikuasai oleh personalitasnya atau kepribadiannya.
Sumber : Miftah Thoha, Perilaku Organisasi. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2003.
Sutarto. Dasar-Dasar Organisasi. Yogyakarta: Gadjha Mada University Press, 1998.
Stephen P. Robbins. Prilaku organisasi Edisi Kesepuluh. Jakarta: PT Indeks kelompok Gramedia,2006.
http://www.tribunbatam.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=39175&Itemid=1020
http://generasiberpendidikan.blogspot.com/2010/04/makalah-analisis-perilaku-individu.html

5. Jelaskan susunan kepribadian?
Jawab:
Menurut Freud susunan personalitas atau kepribadian seseorang itu dapat dijelaskan dengan kerangka ketidaksadaran. Ia percaya bahwa ada tiga hal yang saling berhubungan dan yang seringkali berlawanan (konflik). Konsep psikoanalitisnya merangkum tiga hal tersebut,yakni :
a. Konsepsi Id
Pada dasarnya Id adalah subsistem dari kepribadian. Ia adalah penampungan sumber dari semua kekuatan jiwa yang menyebabkan berfungsinya suatu system.
b. Konsepsi Ego
Ego merupakan subsistem yang berfungsi ganda yakni melayani dan sekaligus mengendalikan dua system lainnya (Id dan Superego) dengan cara berinteraksi dengan dunia luar atau lingkungan luar (external environment).
c. Konsepsi Superego
Superego sebenarnya adalah kekuatan moral dari personalitas. Ia adalah sumber norma atau standard yang tidak sadar yang menilai dari semua aktivitas ego.
Sumber : Miftah Thoha, Perilaku Organisasi. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2003.
Stephen P. Robbins. Prilaku organisasi Edisi Kesepuluh. Jakarta: PT Indeks kelompok Gramedia,2006.
http://generasiberpendidikan.blogspot.com/2010/04/makalah-analisis-perilaku-individu.html

0 komentar:

Poskan Komentar